DPD PJI Sulawesi Tenggara Resmi Di Bentuk

SULAWESI TENGGARA, SUMSELJARRAKPOS  – Hanya berselang 4 hari sejak Mandat diterbitkan DPP PJI.(Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Jurnalis Indonesia), kepengurusan DPD PJI Sultra (Dewan Pimpinan Daerah PJI Provinsi Sulawesi Tenggara) periode 2022-2026 sudah terbentuk, pada Senin 26 September 2022 di Ruang VIP Coffee 21 Kota Kendari, Kamis (29/09/2022).

Sebelumnya DPP PJI telah menerbitkan Surat Mandat No. 057/SM/DPP PJI/IX/2022 tanggal 22/09/2022 tentang Pengurus Sementara PJI Perwakilan Sultra.

Bacaan Lainnya

Mandat diterbitkan untuk mengembangkan keanggotaan PJI dan membentuk kepengurusan DPD PJI Sultra periode 2022-2026 untuk disahkan paling lambat 30 November 2022. Surat Mandat disertai Lampiran tentang ‘Susunan Pengurus Sementara PJI Perwakilan Sultra.

Pemilihan berlangsung demokratis, tertib dan dalam suasana penuh keguyuban dengan dihadiri 20 anggota PJI Perwakilan Sultra. Kepengurusan DPD PJI Sultra terpilih ini juga sebagai pengganti ‘Pengurus Sementara PJI Perwakilan Sultra’ yang dimaksudkan dalam Surat Mandat. sampai dikukuhkan oleh Ketua Umum PJI/DPP PJI.

Ketua Umum PJI Hartanto Boechori melalui pesan Whatsaapp saat di confirmasi mengungkapkan, mengapreasi kesigapan yang ditunjukkan Agussalim Patunru dan kawan-kawan. “Hebat atas gercep (gerak cepat, Red) bung Agus Salim dan seluruh rekan PJI Sultra.

“Selalu utamakan profesionalitas dalam setiap giat jurnalistik maupun giat organisasi,” ungkapnya.

Lanjutnya, susunan kepengurusan DPD PJI Sultra Agussalim Patunru, Pemimpin Redaksi sekaligus pemilik media radartenggara.co.id dan Fajarterkini.com, terpilih sebagai Ketua DPD PJI Sultra Periode tahun 2022-2026 sekaligus Ketua Sementara PJI Perwakilan Sultra. Karmin,SH sebagai Wakil Ketua, Sekretaris diisi Ardiansyah,S.Pd dengan didampingi Wakil Sekretaris, Sultan Bakri (Pemimpin Redaksi terkininesia.com). Dan untuk jabatan Bendahara diisi Hendra (HNR Andri). Anggota lainnya diakomodir dalam Biro-biro yang akan berperan sebagai ujung tombak organisasi.

“Dikatakannya dalam waktu dekat PJI Perwakilan Sultra akan mempersiapkan pengukuhan dan pelantikan DPD PJI Sultra di Kota Kendari. Pelantikan akan dilaksanakan langsung oleh saya sendiri sebagai Ketua Umum PJI, Hartanto Boechori,” jelasnya.

Sementara itu Agus Salim saat di confirmasi kepada awak media mengucapkan terimakasih banyak kepada seluruh anggota DPD PJI Sultra yang telah memberikan kepercayaan kepada dirinya untuk memimpin DPD PJI di Bumi Anoa.

“Saya berharap kepada seluruh insan Pers untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan khususnya teman-teman yang terhimpun dalam DPD PJI Sulawesi Tenggara. Kita bersama sama menjaga amanah yang dipercayakan kepada kita oleh Ketua Umum PJI, bapak Hartanto Boechori,” paparnya.

“Saya pastikan semua Wartawan yang tergabung dalam Persatuan Jurnalis Indonesia berasal dari pekerja media yang berbadan hukum. Oleh karena itu kita harus menjaga nama baik organisasi dan tentunya kita juga harus menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dalam melaksanakan tugas,” pintanya.

Dilanjutkannya, “harapan dan keyakinan saya, kehadiran PJI di Bumi Anoa ini bisa berdampak positif, dapat bersinergi dengan pemerintah Sulawesi Tenggara (Pemprov), BUMD, BUMN dan masyarakat”.

Sementara Wakil Ketua DPD PJI Sultra terpilih, Karmin SH menambahkan bahwa organisasi PJI adalah organisasi PERS yang besar yang berdiri sejak tahun 1998 di bumi Kota Pahlawan Surabaya dan memiliki anggota yang profesional.

“Semoga dengan terbentuknya pengurus DPD PJI Sultra dapat melahirkan angin segar bagi insan Pers di Bumi Anoa Sultra. PJI ini adalah organisasi yang sudah lama berafiliasi dengan Dewan Pers”, ujarnya.

Masih kata Karmin SH Kepengurusan DPD PJI Sultra terpilih akan sesegera mungkin diajukan ke DPP PJI untuk disahkan.

“Maka harapan seluruh peserta rapat yang sudah sah menjadi pengurus DPD PJI Sultra, diharapkan agar organisasi ini bisa mewadahi insan PERS dan perusahan media yang tergabung di Persatuan Jurnalis Indonesia Dewan Pimpinan Daerah Sultra dengan cara profesional dan mari kita jaga organisasi ini secara bersama-sama agar tidak menyimpang dari amanat Undang- undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik,” pungkasnya. (Rilis PJI)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *