oleh

Bawaslu Kota Palembang Sampaikan Peranannya dalam Pemilu

PALEMBANG, SUMSELJARRAKPOS.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dalam Pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) maupun Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), yakni salah satu penyelenggaraan Pemilu selain Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang.

Ketua Bawaslu Kota Palembang, M. Taufik mengatakan Bawaslu berperan sebagai pengawas tahapan dan pencegahan pelanggaran pemilu maupun pilkada itu sendiri .

“Dalam pengawasan tersebut, kami mengawasi baik dari peserta, calon kandidat, tim sukses, ASN hingga jajaran KPU, guna memastikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,”ungkap Taufik saat di wawancarai di ruang kerjanya, pada Selasa (23/11) siang.

Dikatakannya pula, sebagaimana tertuang pada UU No 7 Tahun 2017, bahwa yang dimaksud dengan pengawasan pemilu adalah kegiatan mengamati, mengkaji, memeriksa, dan menilai proses penyelenggaraan pemilu sesuai peraturan perundang-undangan.

 

“Fungsi Bawaslu yang strategis dan signifikan, yakni bagaimana menghindari potensi pelanggaran pemilu muncul dengan menjalankan strategi pencegahan yang optimal,”ujarnya.

Disampaikannya, bahwa dalam melakukan upaya pencegahan, Bawaslu harus memiliki strategi pengawasan yang tepat berdasarkan pemahaman akan potensi pelanggaran yang dipotret dengan benar.

“Kendala yang dihadapi oleh Bawaslu dalam pengawasan yakni masih kurangnya sumber daya manusia. Untuk itu, dibutuhkan peran serta partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu,”ujarnya. 

Dijelaskannya, partisipasi masyarakat tersebut diatur dalam UU No 7 Tahun 2017. Partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu diperlukan dalam rangka melakukan pencegahan pelangggaran pemilu dan pencegahan sengketa proses pemilu. Dengan demikian pengawasan partisipatif masyarakat dijamin dan diatur dalam undang-undang.

“Bentuk partispasi masyarakat dalam pengawasan pemilu dapat dilakukan dengan pemantauan, penyampaian laporan awal dan/atau informasi awal temuan dugaan pelanggaran, kajian, pengawasan kampanye pengawasan, dan bentuk-bentuk lain yang tidak melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan,”jelasnya.

Ditambahkannya, partisipasi masyarakat dalam pengawasan dapat menjadi solusi alternatif bagi Lembaga Pengawas Pemilu untuk menggerakkan seluruh potensi masyarakat dalam pengawasan pemilu agar berjalan lancar dan sukses.

Baca   Hadiri Upacara Peringatan HANI Tahun 2021, Wagub : War on Drugs, Pemberantasan Narkoba Tugas Kita Bersama

“Intinya, partisipasi masyarakat sangat memegang peran penting dalam mewujudukan pemilu jujur, adil dan damai,”pungkasnya (DN)

Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya