oleh

Sosialisasi Tata Cara Pembentukan Koperasi Bagi Masyarakat Maupun UMKM dalam Kabupaten Muara Enim TA 2021

MUARA ENIM, SUMSELJARRAKPOS.com – Pemerintah Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan , Terus menggerakkan program dan sosialisasi tentang tata cara pembentukan koperasi bagi masyarakat maupun UMKM dalam wilayah Kabupaten Muara Enim tahun anggaran 2021. Demikian dikatakan  Kepala Dinas Koperasi Dan UMK Kabupaten Muara Enim , Surdin , SE , M.Si ,melalui Kabid Perizinan Dan Kelembagaan , Agus Fahrurozi, Selasa , (12/10/21)

“Pemerintah Kabupaten Muara Enim , terus berupaya menstimulasi agar perkembangan koperasi pada tingkat pedesaan dapat menjadi motor penggerak perekonomian mikro dengan berbagai sektor perekonomian masyarakat desa.Termasuk kegiatan hari ini,

Salah satunya sosialisasi tentang pembentukan koperasi pada tingkat pedesaan dengan persyaratan diantaranya mencantumkan struktural pengurus termasuk data dan riwayat hidup para pengurus yang sesuai dengan domisili kependudukan kabupaten Muara Enim , Pendaftaran nama koperasi dan stempel desain komputer dan beberapa penjelasan lainya sebagaimana disebutkan dalam UU No 11 Tahun 2021 Tentang Cipta Kerja ” Sebutnya kepada awak media

Acara yang dihadiri oleh Sekretaris Camat Gelumbang , Chandra , dan beberapa kepala desa di wilayah kecamatan Gelumbang. Dan dilanjutkan dengan tanya jawab interaktif tentang sistem dan teknis koperasi pada tingkat desa.

Seperti yang disampaikan Rizal Wahyudi , Selaku Kepala desa Bitis Kecamatan Gelumbang pada saat dialog dan tanya jawab interaktif tersebut .

” Kami mau menanyakan. Apakah pengurus koperasi harus mempunyai usaha dan masa jabatan ideal untuk struktur pengurus koperasi desa itu berapa tahun yg idealnya ? ” Sebut Kades Rizal Wahyudi.

Dijelaskan oleh Agus Fahrurozi. Bahwa tidak mesti yang punya usaha sebagai salah satu syarat untuk menjadi pengurus koperasi , melainkan mampu secara manajemen dan teknis bekerja dalam struktur pengurus koperasi desa.
Menanggapi tentang masa kerja pengurus koperasi desa , Disebutkan pula bahwa hal tersebut nantinya tergantung pada keputusan rapat anggota dan kebutuhan penyesuaian dilapangan.

Acara yang diakhiri dengan photo dan makan siang bersama , Meskipun berlangsung sederhana namun tetap mengusung Protokol kesehatan covid 19. (Marsidi)

Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya