Wakil Bupati Banyuasin Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan adrasah Tsanawiyah Darul Ubaid Akmal

Diawali Bangunan Sekolah Agama Islam di Songo Makmur Selat Penuguan

BANYUASIN, SUMSELJARRAKPOS.com – Wakil Bupati Banyuasin H Slamet Somosentono awali bangunan pendirian Sekolah Agama Islam (Madrasah Tsanawiyah) Darul Ubaid Akmal di Desa Songo Makmur Kecamatan Selat Penuguan Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan pada Jum’at, (25/06/21).

Bacaan Lainnya

Hadir acara mulainya bangunan tersebut ada Pengurus Yayasan Ustadz Basuki Rahmat, para Tokoh Agama, Pemuka masyarakat, para undangan, Kades Songo Makmur, Camat Selat Penuguan dan rombongan wakil Bupati.

Pada intinya yang disampaikan Wakil Bupati Banyuasin H Slamet Somosentono bahwa setelah diawali pembangunan sekolah agama Islam ini, nantinya bisa tempat meluluskan para pelajar santriwan dan santriwati yang handal dan pendidikan agama ini merupakan salah satu program andalan dalam misinya bersama Bupati Banyuasin H Askolani.

Pakde Slamet mengajak semua jajaran terutama masyarakat dalam Kecamatan Selat Penuguan ikut berperan aktif terwujudnya dibangunnya pusat belajar agama Islam di Desa Songo Makmur ini dan kepada Pengurus supaya lebih aktif dan obyektif, sehingga bisa menciptakan aklaq anak bangsa yang berkualitas, harapnya.

Ustadz Basuki Rahmat pada intinya dalam sambutan mengucapkan terimakasih yang tak terhingga atas segala dukungan dari pihak Pemerintah Banyuasin sehingga resmi bisa dibangunnya tempat pendidikan agama Islam ini.

Dikatakan Ustadz, Alhamdulillah Allah SWT telah mengabulkan harapan masyarakat khususnya bagi masyarakat dalam Kecamatan Selat Penuguan, atas Ridho Allah tersebut nantinya bisa terus berkembang ditambah peran aktif semua pihak, sehingga masyarakat tidak cemas lagi dengan keberadaan putra-putrinya mengenai pendidikan agama Islam.

Berkat semangat bapak Kepala Desa berserta perangkat Desa Songo Makmur dan swadaya masyarakat Isya Allah bangunan sekolah agama Islam pada tahun ajaran baru ini sudah dapat dipergunakan giat belajar mengajar, sambungnya.

Ditempat yang sama, warga setempat ngaku senang didesanya dibangun sekolah agama Islam, karena disekolah umum pengetahuan agama Islam masih sangat minim bahkan ada siswanya yang tamat sekolah masih tidak bisa mengaji, maka dengan dirikan sekolah agama ini sekaligus putra-putrinya bisa membaca ayat-ayat Al-Qur’an dan memiliki dasar hidup beragama, tuturnya bangga.

Laporan : Nuroma | Editor : Wanto

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *