Wabup H. Ardani : Puluhan Pejabatan OPD Pemkab Ogan Ilir Ambil Sumpah Jabatan

OGAN ILIR, SUMSELJARRAKPOS.com – Bertempat di Ruang Rapat Bupati KPT Tanjung Senai Indralaya, sebanyak 54 Pejabat Eselon Il dan III serta Pengawas yang bertugas di lingkungan Pemkab Ogan Ilir, hari ini resmi dilantik dan diambil sumpah jabatan oleh Wakil Bupati Ogan Ilir H. Ardani SH.,MH., sebagai Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Senin (31/05/21).

Sebagai kepala OPD jangan hanya menunggu perintah Pimpinan. Namun harus bisa melaksanakan kebijakan sendiri, selama itu tidak bertentangan dengan aturan dan perundang-undangan. Sebagai Kepala OPD harus paham keinginan Pimpinan akan amanat yang diberikan yaitu untuk meningkatkan pelayanan terbaik terhadap masyarakat. Sebagai Kepala OPD tentunya lebih memahami Tupoksinya masing-masing. Demikian harapan Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar SH., yang disampaikan melalui Wabup OI Ardani.

“Pada kesempatannya, Wabup Ardani menyampaikan kepada para Pejabat yang telah dilantik, terkhusus Kepala OPD agar dalam bekerja tidak menunggu perintah, harus berinovasi dan berimprovisasi serta mampu menjemput anggaran dari Pemerintah Pusat dan Pemprov Sumsel untuk membangun Ogan Ilir. “Bekerjalah dengan ikhlas, jujur dan sesuai aturan”, ujarnya.

Diakui Wabup Ardani, bahwa di Ogan Ilir masih sangat kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni. Menurutnya, hal inilah yang menjadi salah satu penyebab lambannya kemajuan pembangunan di Ogan Ilir.

Dan mengenai minimnya APBD OI saat ini, maka setiap Kepala OPD diharuskan untuk menjemput bola, mencari sumber pemasukan dana dari mana saja yg sifatnya tidak bertentangan untuk melancarkan pembangunan,” jelasnya.

“Wabup Ardani juga menegaskan, bahwa jabatan yang diberikan ini tidak dipungut biaya sepeserpun, jadi jangan sampai ada Kepala OPD yang berani melakukan pungutan dan pemotongan apapun dengan dalih kepentingan OPD. “Bupati dan Wabup OI tidak akan melakukan pungutan dan potongan apapun untuk kepentingan pribadi.Karena itulah di dalam progres kerja jangan pernah menjual nama atasan dan jangan pernah melakukan titipan untuk mendapatkan hak sesuatu,” tandasnya tegas. (F’R)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *