Oknum Bank CIMB Niaga Diduga Mengancam Nasabah Akan Alihkan Data Ke Debt Collector

JAKARTA, SUMSELJARRAKPOS.com – Belum lama ini Viral anggota TNI yang dihadang Pihak Lapangan atau dikenal dengan Debt Colletor (DC). Para pelaku yang berjumlah 11 orang sudah ditangkap Polisi dan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) sudah memberikan peringatan pada jasa keuangan baik bank maupun Leasing yang menggunakan jasa Debt Colletor yang meresahkan masyarakat akan ditindak oleh OJK.

Baru-baru ini ada laporan masyarakat nasabah Kartu Kredit CIMB NIAGA, yang merupakan Bank Asing , bahwa nasabah yang berinisial M dengan nomor AC. 5336190004006147, pihak Bank  CIMB NIAGA mengacam akan mengalihkan data nasabah kartu kredit kepihak lapangan yang berarti ke pihak lain atau biasa disebut Debt Colletor.

Acaman tersebut membuat resah nasabah dan akhirnya nasabah tersebut melaporkan ke Kantor Pengacara Teguh Margono (TM LAW & REKAN) Jl. Penggilingan Elok Blok P-1 No.3, Cakung – Jakarta Timur.

“Kasus ini akan kami pelajari dan akan kami tangani serius , dan nantinya pihak CIMB NIAGA yang akan berhadapan dengan kami bukan Ibu M lagi karena Ibu M jadi merasa tidak nyaman dengan ancaman pihak Bank Asing tersebut” tegas Teguh Margono SH MH dihadapan awak media.

Dalam situasi pandemi covid 19 dimana perekonomian sedang sulit jangankan rakyat biasa pengusahapun banyak yang sedang menjerit, seharunya pihak Bank bisa lebih bijak dan menerima jika ada tawaran pembayaran semapu nasabah.

“Dulu pernah saya mau bayar lunas dengan semapu saya dengan meminta diskon 60% bisa cek email saya haerudin12@yahoo.co.id ke CIMB NIAGA, tapi niat baik saya ditolak dan sekarang uangnya sudah saya pakai untuk kebutuhan sehari-hari, apa lagi pekerjaan saya tidak tetap jadi tidak pasti incomenya” ujar suami dari Ibu M.

Semua kartu kredit itu ada ansuransinya jika nasabah meninggal maka akan dicover oleh pihak ansuransi, jadi pihak Bank tidak perlu khawatir tidak akan rugi akan dibayar oleh pihak ansuransi, toh tiap manusia akan mati tidak akan ada manusia yang hidupnya kekal abadi.

Pihak CIMB NIAGA yang menchat ke WA suami Ibu M berkata : “tolong di respon bu jika data ibu tidak ingin di alihkan ke pihak lapangan dan bunga berjalan kembali”
ketika dijawab oleh suami Ibu M akan dilaporkan ke OJK , karyawan CIMB NIAGA menjawab “dan kami mengikuit prosedur SOP” .

Dan mengeluarkan kata kasar “tidak usah melempar batu sembunyi tangan bu”.

“Perselisihan antara nasabah dengan Bank wajar saja kalau nasabah merasa terancam mengadukan ke OJK kan itu sesuai koridor hukum dan sekarang sudah diberi kuasa ke team pengacara kami, kita selesaikan melalui jalur hukum saja biar pengadilan yang memutuskan” pungkas Teguh Margono SH SM yang juga penasehat hukum organisasi PaSKI DKI Jakarta. (Rilis)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *