LAAGI Mendukung Pemkot, Polrestabes dan Kodim dalam Mengatasi Corona

PALEMBANG, SUMSELJARRAKPOS.com – Penyebaran covid 19 di Palembang mengalami lonjakan yang cukup signifikan sejak April sampai saat ini belum terlihat adanya menurun jumlah yang terpapar covid 19 sehingga menjadikan Kota Palembang masuk dalam zona merah. 

Pertanyataan tersebut, di ungkapkan Ketua Umum Lintas Aktivis Antar Generasi Indonesia (Laagi), Sukma Hidayat, bahwa  lonjakan penyebaran virus corona di Kota Palembang sejak April sampai saat ini tidak menurun sehingga menjadikan Kota Palembang masuk dalam zona merah. 

Bacaan Lainnya

“Untuk menekan semakin meningkatnya lonjakan penyebaran virus corona di Kota Palembang tentunya,  harus ada ketegasan pemerintah Provinsi dan Kota dalam pencegahan dan penanganan terhadap virus Covid 19,”ungkap Ketum Laagi kepada media ini, Senin (17/05/21) sore.

Sukma Hidayat yang akrab disapa Bung Sukma menambahkan pihaknya meminta  pemerintah untuk serius di dalam penanganan, kami menyarankan agar semua anggaran pembangunan yang tidak terlalu urgent untuk di stop fokuskan untuk penanganan dan pencegahan.

“Ada beberapa cara untuk mengurangi resiko penyebaran meliputi : (1) tetap gunakan masker, (2) tetap menjaga jarak, (3) tetap mencuci tangan pakai sabun dengan bersih, (4) selalu siapkan handsanitizer, (5) tutup pusat keramaian, mall dan tempat hiburan, dan (6) yang paling terpenting ketegasan pemerintah daerah. Mungkin dengan cara ini resiko dari penyebaran virus corona dapat teratasi, “beber Sukma.

Masih kata Sukma, bahwa pihaknya  tetap percaya dan mendukung atas kinerja  Pemerintah Kota (Pemkot), Polrestabes, Kodim dapat mengatasi hal ini. Dan tetap optimis tetap menjaga keseimbang agar kehidupan sosial budaya dan ekonomi.

“Harapan kami masyarkat harus tetap jalan menjalankan prokes ketat. Mungkin dengan cara ini resiko dari penyebaran virus corona dapat teratasi,”harapnya.

Laporan : SH | Editor : DN

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *