Kapolda Hadiri Penandatanganan Kontrak Layanan Kamera Pengintai Antara 28 Perusahaan Kelapa Sawit di Sumsel dengan PT. Telkom Witel Sumsel

PALEMBANG, SUMSELJARRAKPOS.com – Kapolda Sumsel, Irjen Pol. Prof. Dr. Eko Indra Heri S MM menghadiri Penandatanganan kontrak berlangganan layanan kamera pengintai (aplikasi asap digital) antara pihak PT. Telkom Witel Sumsel dengan 28 Perusahan perkebunan Kelapa Sawit di wilayah Prov. Sumsel , Senin (10/5). Acara penandatanganan kerja sama ini juga disaksikan oleh ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Sumsel, bertempat di kantor PT. Telkom Witel Sumsel Jl. Jendral Sudirman Palembang.

Turut mendampingi Kapolda Sumsel dalam giat tersebut, yakni Dirreskrimsus Kombes Pol H. Anton Setiawan SIK SH MH, GM PT. Telkom Witel Sumsel Mustakim Wahyudi ST MM, Manager BS Telkom Sumsel Ir. Rikandar, Ketua GAPKI Alex Sugiarto, Kabid TIK Kombes Pol Rio Ronald Risbohal Nababan SIK MH, Kabag Kerma Biro Ops AKBP Drs. Adi Herpaus, Kasubdit IV Ditreskrimsus AKBP Rahmat Sihotang, Panit Dit Intelkam IPTU Deni Suherdy SH.

Bacaan Lainnya

Sedangkan dari perwakilan 28 Perusaahaan perkebunan di Prov. Sumsel antara lain PT. Selatan Agro Lestari, Persada Sawit Emas, Sumatera Candi Kencana, Cipta Lestari Sawit, Perkindo Makmur, Sri Andal Lestari, Sampoerna Agro, Babat Agro Mandiri, Banyuasin Sawit Lestari, Tunas Jaya Negeriku, Trekreasi Marga Mulya, Agro Palindo Sakti, Buluh Cawang Plantion, Musi Banyuasin Indah, Tania Selatan, Lonsum, Rusellindo Putra Prima, Inti Agro, Campang Tiga, Waimusi Indah, Indralaya Agro Lestari, Golden Blossom Sumatera, Sentosa Agri Prima, Perkindo Makmur, Citra Sumbawa, Mentari Subur Abadi, Swadaya Bhakti Negara Mas, Sentosa Agri Prima.

GM PT. Telkom Witel Sumsel, Mustakim Wahyudi ST MM dalam sambutannya mengatakan, bahwa penandatangan kontrak berlangganan layanan kamera pengintai (aplikasi asap digital) bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya Karhutla di wilayah Prov. Sumsel.

“Dengan mengikuti program aplikasi asap digital ini berarti pihak perusahaan telah ikut aktif dalam mendukung instruksi presiden RI, turut berperan dalam penanggulangan Karhutla, peduli dengan lingkungan sekitar, dapat menghitung jumlah kerugian dari bencana Karhutla serta perusahan perkebunan aman dari bahaya Karhutla,” ungkap Mustakim Wahyudi.

Selanjutnya, Kapolda Sumsel, Irjen Pol Prof. DR Eko Indra Heri SIK MM menyebutkan, dalam kontrak berlangganan pelayanan kamera pengintai dari Pihak PT. Telkom Witel Sumsel dengan pihak perkebunan tersebut dalam rangka penandatanganan kontrak berlangganan pelayanan kamera pengintai (aplikasi asap digital) dalam penanganan Karhutla di wilayah Prov Sumsel.

“Pada Tahun 2021 cuaca diprediksi akan sama dengan tahun 2019 yaitu terjadinya musim kemarau yang cukup panjang serta terjadi Karhutla dan bencana asap, yang mana bencana asap dapat mengakibatkan terjadinya gangguan kesehatan, terganggunya aktivitas serta terjadinya kesenjangan hubungan antar negara. Saya juga sangat mengapresiasi dan memberi penghargaan setinggi-tingginya kepada PT. Telkom Witel Sumsel dan perusahan perkebunan Kelapa Sawit di Prov. Sumsel yang ikut berpartisipasi dalam penanggulangan Karhutla,” papar Jenderal Eko.

Giat penandatanganan kontrak ini sendiri, disampaikan Eko, merupakan giat lanjutan yang sebelumnya pernah dilakukan pertemuan untuk membahas terkait program pemerintah yaitu pemasangan CCTV asap digital yang bertujuan agar kebakaran hutan dan lahan dapat dideteksi sedini mungkin serta penanggulangannya dapat dilakukan secara cepat.

Laporan : Marsidi | Editor : FB

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *