Wanita Paruh Baya yang Sempat Viral Menyiksa dan Menyuruh Cucunya Mengemis, Kini Sudah Diamankan Oleh Unit PPA Polrestabes Palembang

PALEMBANG, SUMSELJARRAKPOS – Wanita paruh baya yang sempat viral lantaran menyuruh cucunya ngemis dan menyiksanya karena kurang setoran mengemis, kini sudah diamankan oleh Unit PPA Polrestabes Palembang.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi membenarkan, pihaknya telah mengamankan seorang wanita yang sebelumnya sempat viral menyiksa seorang bocah.

Bacaan Lainnya

“Pelaku adalah nenek kandung korban, ibu korban anak kandung pelaku no 3 dari 4 saudara. Motifnya mencari keuntungan dari memperkerjakan anak di bawah umur. Pengakuan tersangka dari sebelum korban sekolah, sekarang korban duduk di bangku sekolah kelas 2 Sekolah Dasar (SD),” sebut Kompol Tri Wahyudi, Rabu (28/04/21) melalui pesan singkatnya. 

Sementara, pelaku SU (46) mengaku baru satu minggu menyuruh cucunya mengemis di simpang lampu merah RS Charitas Palembang.

“Baru seminggu pak, kareno sekolah dari rumah ini. Aku nyesal nian pak,” katanya dengan raut wajah memelas.

https://youtu.be/DUr-DLJduKg

Namun menurut pengakuan korban, setiap hari dirinya harus menyetor uang sekitar Rp 40 ribu kepada neneknya, jika setorannya kurang maka dia akan dipukul dan dijambak rambutnya.

“Sehari aku disuruh ngumpulkan duit Rp 40 ribu,” aku korban, dengan nada pelan dan raut wajah masih trauma.

“Pelaku kita jerat dengan UU perlindungan anak, Pasal 76 I Jo Pasal 88 dan Pasal 76 C Jo Pasal 80 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan anak,” lanjut Tri Wahyudi.

Sebelumnya, sebuah video yang berdurasi 40 detik beredar, di dalamnya tampak seorang perempuan berbaju pink bercelana jeans dari kejauhan memantau dan menunggu kedatangan anak perempuan di pinggir jalan trotoar. Ketika anak tersebut menemuinya lalu menjulurkan tangan seperti memberikan uang, namun tiba tiba kepalanya dipukul menggunakan tas.

Namun meski anak kecil tersebut menunjukkan kesakitan dan memegangi kepalanya karena habis dipukul, tetapi tidak membuat sosok perempuan itu merasa iba, malah dirinya masih memarahi dan mengomel kepada anak kecil tersebut. Tak hanya itu, dalam video itu terlihat si perempuan tersebut menjambak rambut anak tersebut sehingga sang anak menjerit kesakitan.

Warga yang sempat merekam adegan dan aksi tersebut dari dalam mobil pribadinya, nampak merasa kasihan dengan sang anak kecil yang dianiaya dan berkata “Hoi ada apa ini, nanti saya laporkan polisi” ucapnya dalam video tersebut. Lalu kemudian perempuan tersebut nampak takut dan pergi sambil memegangi tangan anak tersebut meninggalkan lokasi. (Ril/DN)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *