Pengusaha Briket Arang Batok Kelapa Gandeng Bank Sampah Barokah Wujudkan Perekonomian Kerakyatan di Kabupaten Muara Enim

MUARA ENIM, SUMSEL JARRAKPOS – Sebanyak 4 pengusaha baik lokal maupun nasional mengadakan pertemuan terkait percepatan ekonomi kerakyatan. 

Pertemuan tersebut di selenggarakan di  Air Paku, Kelurahan Tanjung Enim Selatan, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, pada Jumat (23/04/21) malam kemarin. 

Bacaan Lainnya

Untuk mewujudkan percepatan ekonomi kerakyatan para pengusaha tersebut mengadakan dikusi mengenai peluang bisnis ekspor briket arang batok kelapa yang saat ini menjadi tren usaha yang menjanjikan.

Hal tersebut seperti yang di ungkapkan Drs Mahmudi sebagai pelaku usaha briket berasal Kota Bekasi, bahwa banyaknya jumlah permintaan briket batok kelapa  dari Luar Negeri Seperi Negara Libanon dan Swedia membuat bisnis ini sangatlah menjanjikan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Saat ini jumlah kebutuhan briket arang batok kelapa sangat banyak di butuhkan oleh para pengusaha di luar negeri tapi pemasok briket arang batok kelapa sangat minim. Jadi ini merupakan peluang emas bagi kita semua”ungkap Mahmudi.

Lebih lanjut, Ia mengatakan setelah saya lakukan survey di beberapa kawasan yang ada di Kabupaten Muara Enim, sangat banyak di temukan batok kelapa yang bisa di olah jadi briket arang batok kelapa.

“Makanya, saya ingin berperan dalam menampung bahan dasar arang batok kelapa sehingga perekonomian masyarakat Muara Enim ini bisa meningkat”pungkasnya.

Eko selaku pengusaha arang yang berasal Kota Bekasi menuturkan saya siap memberikan edukasi bagi masyarakat mengenai cara  pengelolaan batok kelapa menjadi arang yang memiliki kualitas tinggi.

“kami siap membantu masyarakat untuk belajar bagaimana mengelola batok kelapa menjadi arang yang memiliki kualitas tinggi,”ujar Eko.

Masih kata Eko untuk mencegah ada oknum oknum nakal yang nantinya akan potong kompas atau menembak di atas kuda pribahasanya.

“Kami menawarkan kerjasama  dengan sistem pola satu pintu,”pungkasnya.

Sementara itu, Meidi Rafi Andi selaku pelopor dan penggagas Bank Sampah Barokah (BSB), mengatakan pihaknya, siap membantu wujudkan perekonomian kerakyatan di Kabupaten Muara Enim dengan menawarkan tempat pengolahan arang batok kelapa sekaligus menjadi tempat pelatihan bagi masyarakat.

“Untuk tempat pengolahan maupun pelatihan arang batok kelapa sebagai bahan baku briket bisa gunakan tempat pengolahan bank sampah barokah”ucap Meidi didampingi pengurus BSB Indra Yadin Oktomi.

Hal tersebut di dukung oleh Hero maupun Imran yang siap membantu apabila lokasi BSB tidak mencukupi kapasitas pembakaran batok kelapa.

Pertemuan tersebut di hadiri oleh, Drs. Mahmudi Pengusaha Briket, Ir. Eko Haryono Pengusaha Arang batok, Meidi Rafi Andi Tokoh Bank Sampah Barokah, Imran Safari SE, Kepala Koperasi Aneka Jasa, Heroansyah SH. MA pengusaha serba jadi, Indra Yadin Oktomi Pengurus BSB

 Laporan : IYO/EBW | Editor : DN

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *