Berhalangan Hadir Pada Panggilan Kedua di Kejati Sumsel, Alex Noerdin Utus Tenaga Ahli, Minta Dijadwalkan Ulang

PALEMBANG, SUMSELJARRAKPOS – Mantan Gubernur Sumsel, Ir H Alex Noerdin , SH kembali berhalangan hadir pada panggilan kedua di Kejaksaan Tinggi Sumsel,  Kamis (15/04/21) pagi. Pemanggilan ini terkait untuk dimintai keterangan sebagai saksi kasus dugaan korupsi alokasi dana pembangunan Masjid Sriwijaya.

“Saya diberi amanah oleh Bapak H Alex Noerdin untuk menyampaikan surat ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan sehubungan pemanggilan beliau sebagai saksi,” ungkap Tenaga Ahli Wakil Ketua Komisi VII DPR.RI Ir H Alex Noerdin SH, Kemas Khoirul Mukhlis.

Bacaan Lainnya

Pemanggilan Alex Noerdin seyogyanya pukul 09.00 WIB. Sementara Kemas Khoirul Mukhlis yang diutus datang menyampaikan surat diterima oleh petugas PTSP Kejati Sumsel Ibu Hera pada pukul 08.15 WIB.

Seperti diketahui pembangunan masjid itu menggunakan dana hibah dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel tahun anggaran 2016 hingga 2017 sebesar Rp 130 Miliar.

Dana tersebut, diperuntukkan untuk penimbunan lokasi serta konstruksi beton sampai atap. Akan tetapi dalam perjalanannya, penyidik mencium adanya kejanggalan yang terjadi.

Namun, dalam penilaian fisik bangunan masjid tersebut, penyidik menduga tidak sesuai dengan nilai kontrak.

Sementara hingga saat ini, kondisi pembangunan Masjid Raya Sriwijaya belum terlihat jelas bentuknya alias terbengkalai.

“Telah kita sampaikan tadi pagi. Beliau meminta kepada pihak Kejaksaan Tinggi untuk dilakukan penjadwalan ulang pemanggilan dia sebagai saksi,” kata mantan Ketua KPU Kota Palembang.

Menurut Mukhlis, pada kesempatan itu juga  sekaligus ia ingin meluruskan bahwa pemberitaan-pemberitaan yang lalu disebutkan mangkir dan lain sebagainya. Bahasa mangkir itu lebih kepada ketidakhadiran atau konfirmasi, ketidakhadiran tanpa pemberitahuan.

“Beliau resmi memberitahu ke pihak kejaksaan untuk minta dijadwalkan ulang karena pada hari ini ada kegiatan lain di DPR RI Jakarta,” jelasnya.

Sebagai warga negara yang baik Alex yang mantan Ketua DPD Partai Golkar Sumsel menghormati proses hukum ini.

“Tetapi itu tadi karena memang jadwal yang tabrakan dengan kegiatan lain di Jakarta, sehingga beliau tidak bisa hadir,” pungkasnya (Palembang.Tribunnews)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *