Lapor Pak..!!! Tumpukan Sampah di Pasar Lama Tanjung Enim Sudah Menggunung

MUARA ENIM, SUMSELJARRAKPOS – Penghuni pasar lama Tanjung Enim meresahkan aroma yang tak sedap yang di timbulkan dari tumpukan sampah yang sudah menggunung hingga sampai menutup sebagian ruas jalan. 

Tumpukan sampah tersebut, terletak simpang empat antara Masjid Asada dan Masjid Muhammadiyah Tanjung Enim, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim. Senin (05/04/21) pagi. 

Menurut keterangan salah satu pedagang Pasar Lama Tanjung Enim, Sisno memaparkan bahwa tumpuka sampah tersebut bukan hanya dari kalangan pedagang dan warga pasar saja, namum dari kalangan masyarakat lain di wilayah Kecamatan Lawang Kidul.

Di tambahkannya, tumpukan sampah ini juga di sebabkan banyaknya masyarakat yang membuang sampah ke sini (pasar lama red) mulai sore hingga malam hari. 

“Banyak terlihat jika malam hari warga warga yang tidak mengikuti aturan atau tidak ikut iuran sampah melemparkan sampah dari atas kendaraan pribadinya, baik yang roda dua maupun roda empat”ujar kesalnya.

Di tempat yang sama, Terimo menyampaikan jika aroma tak sedap dari tumpukan sampah ini sangat mengganggu aktifitas kami. Terutama bagi pedagang nasi sarapan pagi dan kedai kopi yang berjualan di sini.

“Aroma yang tidak sedap ini, menjadi permasalahan pendapatan ekonomi kami mulai berkurang, karena konsumen mencium aroma sampah yang bertumpuk ini menjadikan lilangnya minant mereka untuk membeli dagangan kami” ungkap Terimo sampai kesalnya. 

Tidak hanya itu, dari pengguna jalan pun mengeluhkan atas tumpukan sampah yang menutup sebagian ruas jalan ini. 

Karto dan Doni menambahkan, sulitnya kendaraan roda dua, kami melintas akibat tumpukan sampah pasar ini. 

“Dan aroma tidak sedap serta lalat yang mengganggu pengguna jalan membuat kami merasa sesak dan perasaan mau muntah” kata mereka berdua kepada media ini. 

Namun amat di sayangkan sampai berita ini di terbitkan pihak UPTD Kebersihan Pasar Tanjung Enim belum bisa di temui tim media

Laporan : IYO/NAS/EBW | Editor : DN

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *